Hotel
Royal Java Premier, demikian nama lengkap hotel tersebut, merupakan salah satu
hotel bintang lima dari Java Group Hotels & Resorts di tengah kota Solo.
Kepemilikan hotel berada di bawah naungan PT. Java Group, Tbk. dan
pembangunannya dimulai dari tahun 2006 hingga pada akhirnya secara resmi mulai
beroperasi sejak bulan April tahun 2012 lalu sehingga hotel ini termasuk salah
satu dari hotel-hotel mewah (luxury hotel) baru di Solo. Sesuai dengan namanya
yang diambil dari terminologi bahasa Inggris yaitu Royal Java yang berarti
kemewahan bagi penguasa, raja atau ratu yang penuh nilai kemewahan dan
kemegahannya serta nilai-nilai artistik dari kebudayaan Jawa; hotel ini
dipenuhi dekorasi unik yang mencitrakan nilai budaya Indonesia dalam paduan
keanggunan dan modernisme. Koleksi-koleksi dekorasi di setiap kamar dan public
area di dalam hotel ini dipilih dan didesain langsung oleh designer ternama
Indonesia yaitu Mira Hadiprana.
Walaupun
keberadaannya masih tergolong muda, Hotel Royal Java Premier telah berhasil
menyandang beberapa penghargaan seperti The Destin Asian Luxe – Best New Hotels
& Resorts in Asia Pacific (2012), The Luxe List, DestinAsian Magazine
(2012), Condé Nast Traveler’s Hot List – World’s Best New Hotels and Spas
(2013), dan yang paling akhir yaitu Global Business Travel Association (GBTA)
Project ICARUS Supplier Gold Medal (2013) serta meraih peringkat 3 menurut
TripAdvisor dalam urutan Luxury Hotels in Solo.
Untuk
mengakses hotel ini, tamu dapat melalui lobby utama hotel atau dapat dengan nyaman
diakses dari Plaza Solo, dekat eskalator dekat North Gate, di samping toko kue
Bakerzin, dan tidak jauh dari restoran Kitchenette, dapat dengan mudah
ditemukan logo berikut nama hotelnya. Petugas sekuriti hotel akan bertanya
keperluan tamu dan setelah pengecekan akan dipersilakan masuk dalam hotel.
Pelayanan
yang ditawarkan adalah yang terbaik di kelasnya. Interior langit-langit yang
tinggi membuat ruangan menjadi terlihat lebih luas dan mewah. Semuanya nampak
mengesankan untuk sebuah hotel mewah, dan satu di antara alasan-alasan lain
adalah: hotel ini begitu tenang dan nyaman, tanpa ada suara hingar bingar dari
suatu ruang konferensi atau ballroom sekalipun, karena Hotel Royal Java Premier
tidak memilikinya. Hanya terdapat sebuah boardroom kecil yang berkapasitas
sekitar 6-8 orang yang dapat difungsikan untuk rapat kecil. Tampaknya manajemen
hotel sengaja menyajikan kondisi hotel seperti ini, karena ingin memberikan
suasana privasi, sunyi dan tenang bagai sebuah oase bagi tamu-tamu hotelnya di
tengah hiruk pikuknya kota Solo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar