Jumat, 19 Juni 2015

Sejarah Perusahaan


 

Hotel Royal Java Premier, demikian nama lengkap hotel tersebut, merupakan salah satu hotel bintang lima dari Java Group Hotels & Resorts di tengah kota Solo. Kepemilikan hotel berada di bawah naungan PT. Java Group, Tbk. dan pembangunannya dimulai dari tahun 2006 hingga pada akhirnya secara resmi mulai beroperasi sejak bulan April tahun 2012 lalu sehingga hotel ini termasuk salah satu dari hotel-hotel mewah (luxury hotel) baru di Solo. Sesuai dengan namanya yang diambil dari terminologi bahasa Inggris yaitu Royal Java yang berarti kemewahan bagi penguasa, raja atau ratu yang penuh nilai kemewahan dan kemegahannya serta nilai-nilai artistik dari kebudayaan Jawa; hotel ini dipenuhi dekorasi unik yang mencitrakan nilai budaya Indonesia dalam paduan keanggunan dan modernisme. Koleksi-koleksi dekorasi di setiap kamar dan public area di dalam hotel ini dipilih dan didesain langsung oleh designer ternama Indonesia yaitu Mira Hadiprana.

Walaupun keberadaannya masih tergolong muda, Hotel Royal Java Premier telah berhasil menyandang beberapa penghargaan seperti The Destin Asian Luxe – Best New Hotels & Resorts in Asia Pacific (2012), The Luxe List, DestinAsian Magazine (2012), Condé Nast Traveler’s Hot List – World’s Best New Hotels and Spas (2013), dan yang paling akhir yaitu Global Business Travel Association (GBTA) Project ICARUS Supplier Gold Medal (2013) serta meraih peringkat 3 menurut TripAdvisor dalam urutan Luxury Hotels in Solo.

Untuk mengakses hotel ini, tamu dapat melalui lobby utama hotel atau dapat dengan nyaman diakses dari Plaza Solo, dekat eskalator dekat North Gate, di samping toko kue Bakerzin, dan tidak jauh dari restoran Kitchenette, dapat dengan mudah ditemukan logo berikut nama hotelnya. Petugas sekuriti hotel akan bertanya keperluan tamu dan setelah pengecekan akan dipersilakan masuk dalam hotel.


Pelayanan yang ditawarkan adalah yang terbaik di kelasnya. Interior langit-langit yang tinggi membuat ruangan menjadi terlihat lebih luas dan mewah. Semuanya nampak mengesankan untuk sebuah hotel mewah, dan satu di antara alasan-alasan lain adalah: hotel ini begitu tenang dan nyaman, tanpa ada suara hingar bingar dari suatu ruang konferensi atau ballroom sekalipun, karena Hotel Royal Java Premier tidak memilikinya. Hanya terdapat sebuah boardroom kecil yang berkapasitas sekitar 6-8 orang yang dapat difungsikan untuk rapat kecil. Tampaknya manajemen hotel sengaja menyajikan kondisi hotel seperti ini, karena ingin memberikan suasana privasi, sunyi dan tenang bagai sebuah oase bagi tamu-tamu hotelnya di tengah hiruk pikuknya kota Solo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar